Selasa, 16 Oktober 2018

Artikel SEO

Pengertian SEO

“Optimisasi Mesin Pencari atau Search Engine Optimization (SEO) adalah sebuah proses untuk mempengaruhi tingkat keterlihatan (visibilitas) sebuah situs web atau sebuah halaman web di hasil pencarian alami (sering disebut juga dengan pencarian tak-berbayar, pencarian non-iklan, atau pencarian organik) dari sebuah mesin pencari.”
Istilah dengan kata-kata kita sendiri, Optimisasi Mesin Pencari atau Search Engine Optimization/SEO adalah:
“melakukan proses berupa aktifitas tertentu terhadap situs web atau halaman web Anda agar ketika para pengguna internet mencari sesuatu yang berhubungan dengan isi dari situs web atau halaman web kita itu, situs web atau halaman Anda tersebut ditampilkan di halaman 1 daftar hasil pencarian alami/tak-berbayar/non-iklan/organik”.
Ilustrasi mengenai SEO
Misalnya Anda memiliki sebuah situs web haji dan umroh yang bernama Alsha Tour. Di situs tersebut ada paket-paket haji, umroh, dan tour muslim untuk tahun 2017 yang Anda pasarkan. Maka dengan melakukan SEO atau optimisasi mesin pencari yang baik dan benar, ketika ada yang mencari umroh untuk tahun 2017 atau paket tour muslim yang tersedia di tahun 2017 (dengan bantuan mesin pencari web misalnya di Google), situs web Anda akan berada di halaman pertama daftar hasil pencarian mesin pencari. Semakin baik peringkat di halaman pertama itu, semakin baik.

Catatan:
umroh 2017 dan tour muslim 2017 yang diketikkan oleh pengguna internet di mesin pencari sebagaimana ilustrasi di atas disebut dengan “kata kunci” atau “keyword (disingkat KW)“.
Ingat istilah penting bersinonim berikut ini:
Hasil pencarian SEO = hasil pencarian alami = hasil pencarian tak-berbayar = hasil pencarian non-iklan = hasil pencarian organik
Hasil pencarian non-SEO = hasil pencarian tidak alami = hasil pencarian berbayar = hasil pencarian iklan = hasil pencarian non-organik
Jadi SEO selalu alami/organik, tak berbayar, non-iklan.

Kelebihan dan Kekurangan SEO dan NON-SEO

Bahwa hasil pencarian SEO adalah hasil pencarian utama dan hasil pencarian non-SEO adalah hasil pencarian tambahan atau sementara. Karena adanya hasil pencarian utama ini, maka Google mendapatkan tambahan income yang sangat banyak. Itu kalau dari sisi bisnis.
Namun bukan berarti hasil pencarian non-SEO tidak memiliki nilai sama sekali. Jika Anda bisa mengoptimisasi keduanya, non-SEO dan SEO dengan sangat baik, maka hal tersebut akan lebih baik dibandingkan hanya menggunakan salah satunya saja. Karena masing-masing saling melengkapi.
Catatan: Hasil pencarian non-SEO biasanya dipakai oleh situs web baru agar bisa cepat memasarkan produk atau jasanya untuk mendapatkan keuntungan, sambil terus mengoptimisasi situs web tersebut secara SEO.

Arti Lain SEO

Di komunitas SEO, selain berarti Search Engine Optimization, SEO juga bisa diartikan Search Engine Optimizer, yakni orang yang melakukan optimisasi mesin pencari. Jadi SEO di sini adalah sebuah profesi. Jika Anda adalah seorang praktisi SEO, maka jika seorang dari luar negeri menanyakan profesi Anda “What are you?”, Anda bisa menjawab: “I am an SEO.” (search engine optimizer a.k.a. profesi seseorang yang melakukan optimisasi mesin pencari).
Selain profesi, juga SEO bisa digunakan untuk menerangkan jabatan atau kata benda lainnya, yang berarti “terkait dengan SEO”. Misalnya “We are SEO consultants.”, “I am the SEO Manager.”, atau “It is a SEO book.”
Jadi kalau Anda akan berkarir di bidang SEO baik secara personal ataupun profesional, di lingkup nasional maupun internasional, atau ingin punya perusahaan SEO sendiri, maka Anda sudah tidak terlalu gaptek kalau berkomunikasi tentang SEO dengan orang luar negeri.
Tujuan Utama SEO
Sedangkan tujuan SEO yang utama, yang kita bisa lihat dan tangkap dari definisi apa itu SEO di Wikipedia bahasa Indonesia, adalah terkait dengan trafik, yaitu berfokus untuk meningkatkan trafik. Dan ini adalah efek netto atau tujuan yang akan tercapai manakala tujuan dasar SEO (meningkatkan ranking) sudah tercapai.
Tujuan SEO yang utama adalah berikut ini:
1. Meningkatkan Volume Trafik Kunjungan Pengguna Internet. Supaya sebanyak-banyaknya pengunjung mendatangi situs kita dengan menjadi yang paling banyak diklik (berada di area berwarna merah pada click heatmap yaitu di bagian separuh halaman di atas/upper fold, lebih baik lagi menjadi nomor 1 – 3 di SERP).
2. Meningkatkan Kualitas Trafik Kunjungan Calon Konsumen Produk atau Jasa Anda. Sebanyak mungkin pengunjung tersebut adalah pengunjung yang ditargetkan sesuai kata kunci yang akan Anda pilih, sehingga lalu-lintas / trafik pengunjung / kunjungan yang datang memang membutuhkan dan sedang mencari apa-apa yang Anda tawarkan di situs Anda. Hal ini menciptakan trafik kunjungan yang berkualitas ke situs Anda).
3. Mempertahankan Kedua Jenis Trafik di Atas Secara Berkesinambungan. Sebagaimana Anda dipahami, dengan riset kata kunci yang benar dan proses SEO yang baik, peringkat pencarian yang bagus tercapai, maka ketiga tujuan utama SEO di atas akan mudah segera dicapai.

Manfaat SEO

1. Konversi Umum
Meningkatnya popularitas dan otoritas situs web Anda sehingga mudah dijangkau oleh calon audience, pengguna informasi, atau konsumen produk/jasa yang Anda targetkan.
Meningkatnya otoritas, brand, dan kepercayaan konsumen atau komunitas terhadap perusahaan, professional, atau personal Anda, sehingga situs Anda menjadi acuan atau referensi di bidangnya (dengan syarat situs Anda memiliki isi yang unik, bagus, dan berotoritas / authorized contents).
2. Konversi Utama
Akibat konversi umum di atas, maka terjadilah konversi mikro seperti kembalinya pengunjung ke situs Anda, waktu kunjungan yang relatif lebih lama, dan interaksi lainnya yang menyatakan penilaian positif pengunjung situs kepada situs web Anda.
Akibat konversi mikro di atas, maka tingkat pencapaian objektif utama situs web Anda juga akan meningkat. Inilah yang disebut dengan konversi makro: misalnya meningkatnya transaksi penjualan jika situs Anda berkategori situs komersial misalnya toko online atau agen perjalanan wisata, meningkatnya jumlah pengunjung harian jika situs Anda adalah situs berita, meningkatnya jumlah pelanggan artikel terbaru jika situs Anda adalah situs produk informasi terkait industri atau bidang tertentu, dan seterusnya.
Konversi dari trafik pengunjung bisa diupayakan dengan formula konversi (conversion formula) diantaranya dengan menyediakan komponen-komponen tertentu di situs web Anda seperti form pendaftaran online, kalimat-kalimat yang mengajak untuk melakukan suatu aksi (call-to-action atau CTA) atau tombol-tombol seperti “Beli Sekarang” atau “Daftar Sekarang” yang terkait pemenuhan objektif situs Anda, dan sejenisnya. Bidang ilmu khusus yang mempelajari bagaimana meningkatkan tingkat konversi adalah conversion rate optimization (CRO).

Proses-proses SEO

Adapun fase-fase dalam manajemen proyek adalah sebagai berikut:
1. Inisiasi
2. Perencanaan
3. Pengerjaan
4. Pemantauan dan Pengendalian
5. Penutupan
Mengapa menggunakan fase-fase manajemen proyek dalam pengerjaan SEO? Karena manajemen proyek adalah suatu disiplin ilmu yang sudah diterima di dunia sebagai best practices dalam menerapkan proses-proses yang paling tepat untuk menghasilkan sesuatu yang baru, apapun itu, dari yang paling sederhana sampai yang paling kompleks. Sebagai contoh, semua pengerjaan infrastruktur, desain otomotif, pelaksanaan event-event oleh EO, bahkan riset dan penerbangan antariksa semuanya adalah hasil dari manajemen proyek.
Jika untuk hal yang kompleks saja manajemen proyek mampu dijadikan alat yang tepat untuk merealisasikan setiap tujuan, apalagi untuk SEO tentunya. Inilah salah satu sebabnya situs ini bernama semseomanagement.com di mana semua pelatihan dan praktek IT dan internet marketing dikerjakan dengan prinsip-prinsip dan pendekatan manajemen proyek.
Itulah sebabnya penerapan disiplin ilmu manajemen proyek bagi pekerjaan SEO Anda adalah sangat penting agar Anda memiliki arah dan acuan sehari-hari mengenai apa yang sudah Anda kerjakan, apa yang sedang Anda kerjakan, dan apa yang harus dikerjakan selanjutnya. Sehingga Insya Allah tujuan, manfaat, dan keuntungan dari aktifitas SEO Anda tercapai dengan baik dalam koridor waktu, biaya, dan ruang lingkup kerja yang sudah direncanakan sebelumnya. SEO menjadi lebih mudah dengan penerapan ilmu manajemen proyek SEO.

Kesimpulan

Berikut kesimpulan mengenai apa itu SEO:
1. SEO merupakan proses membuat situs web atau halaman web Anda berada pada halaman pertama di SERP berdasarkan kata kunci yang ditargetkan. SEO juga bisa berarti profesi dan penerang kata benda.
2. SEO merupakan sebuah bidang atau bagian dari internet marketing. Bidang internet marketing lain yang utama adalah iklan Pay-Per-Click (PPC) dan sosial media. Dan bidang internet marketing lainnya adalah Web Analytics, Conversion Rate Optimization (CRO), mobile marketing, content marketing, dan display marketing.
3. Istilah-istilah umum dalam SEO misalnya kata kunci (keyword), halaman hasil mesin pencari / search engine result page (SERP), posisi atau peringkat (ranking), lalu-lintas kunjungan ke situs (traffic), alami (natural), berbayar dan tidak-berbayar (paid dannon-paid), organik dan non-organik (organic dan non-organic), optimisasi (optimization).
4. SEO adalah hasil pencarian utama dan non-SEO adalah hasil pencarian tambahan atau sementara (walaupun keuntungan Google bisa dikatakan adalah dari non-SEO yang berbayar).
5. Tidak ada “SEO non-organik” karena semua SEO adalah organik atau alami (tumbuh dan berkembang dari kecil menjadi besar).
6. SEO memiliki tujuan dasar, tujuan utama, manfaat, dan keuntungan yang bernilai tinggi. Keberhasilan SEO diukur dengan rasio Total Biaya SEO / Total Keuntungan SEO. Jika nilai rasio keberhasilan SEO ini di bawah 1, berarti aktifitas SEO-nya belum optimal.
7. Mesin pencari web atau sering disebut mesin pencari (search engine) adalah program komputer yang digunakan untuk mencari informasi dari dokumen-dokumen yang tersedia di web. Contoh mesin pencari utama adalah Google, Yahoo, Bing, Yandex, dan Baidu.
8. Jenis penargetan SEO bisa berupa pencarian web, gambar, video, berita, lokal, dan akademik. Tersedia juga operator pencarian tingkat lanjut untuk berbagai mesin pencari utama.
9. Jenis-jenis optimisasi pada SEO yang utama adalah:
A. Optimisasi Halaman (SEO On-Page)
B. Optimisasi Luar-Situs (SEO Off-Site)

Sedangkan optimisasi SEO lainnya adalah Optimisasi Domain dan Optimisasi Kata kunci dan Faktor Lainnya.
10. Strategi terbaik mengerjakan proses-proses SEO adalah dengan menggunakanpendekatan manajemen proyek untuk SEO, atau kalau tidak, harus melakukan optimisasi-optimisasi SEO standar (KW research, analisis kompetitor, SEO on-page, SEO off-page, dan seterusnya) secara teliti dan terencana.

https://semseomanagement.com/apa-itu-seo/

Artikel E-Business

Begitu banyak definisi tentang e-business yang terdapat dalam literatur dan internet. Berikut ini
adalah beberapa di antaranya:
1. E-business adalah praktek pelaksanaan dan pengelolaan proses bisnis utama  seperti perancangan produk, pengelolaan pasokan bahan baku, manufaktur, penjualan, pemenuhan pesanan, dan penyediaan servis melalui penggunaan teknologi komunikasi, komputer, dan data yang telah terkomputerisasi. (Steven Alter. Information System: Foundation of E-Business. Prentice Hall. 2002)
2. E-business meliputi semua hal yang harus dilakukan menggunakan teknologi informasi dan komunikasi (ICT) untuk melakukan kegiatan bisnis antar organisasi maupun dari organisasi ke konsumen. (Sid L. Huff, dkk. 2000. Cases in Electronic Commerce. McGraw-Hill)
3. Penggunaan internet dan teknologi digital lainnya untuk komunikasi, koordinasi, dan manajemen organisasi. (Kenneth C. Laudon dan Jane P. Laudon. 2001. Esssentials of Management Information Systems: Organization and Technology in Networked Enterprise. Prentice Hall).
4. E-business adalah mengenai penggunaan teknologi internet untuk melakukan transformasi proses bisnis yang dilakukan. Bentuk e-business yang paling mudah terlihat adalah pembelian barang secara online baik retail maupun grosir. (Samantha Shurety.1999. E-businesswith Net.Commerce. Prentice Hall).
5. Definisi e-business menurut IBM adalah sebuah pendekatan yang aman, fleksibel, dan terintegrasi untuk memberikan nilai bisnis yang berbeda dengan mengkombinasikan sistem dan proses yang menjalankan operasi bisnis utama dengan pemanfaatan teknologi internet. (Christoper Stoole. 2000. E-business – Just What is It? http://ebusiness.about.com/industry)
6. Menghubungkan sistem teknologi informasi tradisional dengan internet akan menjadi sebuah e-business. (Daniel Amor. 2000. The E-business Revolution. Prentice Hall)
7. E-business adalah mengelola bisnis di internet yang terkait dengan pembelian, penjualan, pelayanan terhadap konsumen, dan kolaborasi antar rekan bisnis. Istilah e-business pertama kali digunakan salah satunya oleh IBM pada tahun 1997. (SearchCIO.com). Perusahaan di internet; Penggunaan internet untuk pengelolaan bisnis misalnya untuk menghubungkan dengan konsumen, supplier, pekerja, dan rekan bisnis.; Perusahaan yang menggunakan teknologi internet. (MSN Encarta).
8. Definisi e-business secara sederhana adalah penggunaan internet untuk berhubungan dengan konsumen, rekan bisnis, dan supplier. Penggunaan internet menyebabkan proses bisnis menjadi lebih efisien. Dalam penggunaan e-business, perusahaan perlu untuk membuka data pada sistem informasi mereka agar perusahaan dapat berbagi informasi dengan konsumen, rekan bisnis, dan supplier dan dapat bertransaksi secara elektronik dengan mereka memanfaatkan internet.Beda e-business dengan e-commerce adalah ecommercehanya berupa transaksi secara elektronik di internet sedangkan e-business termasuk juga pertukaran informasi secara online misalnya sebuah perusahaan manufaktur membagi informasi persediaan bahan baku ke supplier, sebuah lembaga keuangan membagi informasi tentang perbankan, credit card, dll dengan konsumen mereka, dan sebagainya. (Executive Guides: Business To Customer http://www.netessence.com.cy).
9. E-bisnis adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan bisnis yang dijalankan pada internet, atau penggunaaan teknologi internet untuk meningkatkan produktivitas dan keutungan dari suatu bisnis. (http://www.wisegeek.com/what-is-ebusiness.htm)

Berdasarkan beberapa definisi e-bisnis yang dikemukakan di atas, kita dapat menggabungkannya ke dalam suatu definisi e-business yang utuh dengan melihat kesamaan dari setiap definisi tersebut dan menggabungkannya. Kesamaan tersebut dapat kita lihat dari beberapa sudut pandang, yaitu pelaku e-business, alat atau media atau sumber daya yang digunakan, objek atau kegiatan yang menjadi sasaran, tujuannya, dan keuntungan yang diberikan. Hasilnya sebagai berikut:
• Pelaku E-Business, antara lain:
‐ Organisasi, konsumen, perusahaan, supllier, pekerja, rekan bisnis.

• Alat/Media/Sumber Daya yang digunakan yaitu:
‐ Teknologi informasi dan komunikasi
‐ Komputer, data yang telah terkomputerisasi
‐ internet

• Kegiatan Sasaran, antara lain:
‐ Kegiatan bisnis
‐ Proses bisnis utama
‐ Pembelian, penjualan,pelayanan, transaksi
‐ Operasi bisnis utama

• Tujuan yakni:
‐ Koordinasi, Komunikasi, dan Pengelolaan organisasi
‐ Transformasi proses bisnis
‐ Sharing informasi

• Keuntungan, antara lain:
– Pendekatan yang aman, fleksibel, dan terintegrasi
– Memberikan nilai bisnis yang berbeda
– Efisien
– Peningkatan produktivitas dan keutungan


Dengan demikian, maka akan dengan mudah mendefinisikan e-bisnis dalam satu arti utuh, yaitu:
E-bisnis adalah penggunaan teknologi informasi dan komunikasi oleh organisasi, individu, atau pihak-pihak terkait untuk menjalankan dan mengelola proses bisnis utama sehingga dapat memberikan keuntungan—dapat berupa berupa keamanan, fleksibilitas, integrasi, optimasi, efisiensi, atau/dan peningkatan produktivitas dan profit.

Contoh:
Harian Kompas yang juga memiliki e-bisnis Kompas Online. Kompas menjalankan proses bisnis utamanya berupa penyediaan berita dan distribusinya, tidak lagi hanya melalui media cetak saja tetapi juga melalui internet. Keutungan yang dapat diberikan Kompas online dapat diakses oleh seluruh penduduk di Indonesia (bahkan dunia), up to date, memangkas biaya kertas, dapat diakses 24 jam, dll.


https://renaisca.wordpress.com/makalah-pti-2/makalah-pti/bab-ii-pembahasan/e-commerce-dan-e-business/
https://ukieupi.wordpress.com/artikel-tentang-e-business-dan-e-commerce/

Artikel E-Commerce

E-Commerce singkatan dari Electronic Commerce (perdagangan elektronik), merupakan suatu kegiatan bisnis yang memanfaatkan jejaring computer (internet) yang biasanya melakukan kegiatan transaksi perdagangan jual-beli, memberikan pelayanan, memberi informasi  yang bertujuan mencari keuntungan pada model bisnis ini.
Industri teknologi informasi melihat kegiatan e-commerce sebagai aplikasi dan penerapan dari e-bisnis (e-business) yang berkaitan dengan transaksi komersial, seperti: transfer dana secara elektronik, SCM (supply chain management), e-pemasaran (e-marketing), atau pemasaran online (online marketing), pemrosesan transaksi online (online transaction processing), pertukaran data elektronik (electronic data interchange /EDI), dll.
E-commerce pertama kali diperkenalkan pada tahun 1994 pada saat pertama kali banner-elektronik dipakai untuk tujuan promosi dan periklanan di suatu halaman-web (website). Menurut Riset Forrester, perdagangan elektronik menghasilkan penjualan seharga AS$12,2 milyar pada 2003. Menurut laporan yang lain pada bulan oktober 2006 yang lalu, pendapatan ritel online yang bersifat non-travel di Amerika Serikat diramalkan akan mencapai seperempat trilyun dolar US pada tahun 2011.

Faktor Penggunaan dan Manfaat E-Commerce
Dengan media internet pastinya banyak manfaat yang dapat diambil dari e-commerce, seperti:
1. Jangkauan mempromosikan/memasarkan barang atau jasa  menjadi lebih luas tanpa ada batasan dari manapun.
2. Penghematan sumber daya.
3. Menyediakan jasa pembelian yang tanggap, cepat, dan ramah.
4. Mendapatkan pelanggan baru baik local maupun luar.
5. Melayani pelanggan tanpa batas waktu.
6. Konsumen memperoleh informasi yang beragam dan mendetail (bussiness to customer e-commerce).

Tipe-tipe E-Commerce
1. Bussiness to Business (B2B): tipe e commerce yang mengutamakan kerjasama transaksi antar perusahaan dengan menggunakan media elektronik.
2. Bussiness to Consumers (B2C): pada B2C, pihak penjual adalah organisasi, sedangkan pihak pembeli biasanya individu
3. Collaborative Commerce (C Commerce): dalam C Commerce, partner bisnis saling bekerjasama secara elektronik biasanya terjadi sepanjang rantai produksi suatu barang atau jasa.
4. Consumers to Business (C2B): konsumen membuat masukkan akan kebutuhannya terhadap barang atau jasa.
5. Consumers to Consumers (C2C): Transaksi antar individu.
6. IntraBusiness Commerce: Penggunaan E Commerce dalam lingkup internal perusahaan atau organisasi untuk meningkatkan kinerja dan operasi.
7. Government to Citizens (G2C): Pelayanan pemerintah terhadap masyarakat yang dapat digunakan untuk kerjasama antara pemerintah dengan pemerintah lain atau dengan perusahaan.
8. Mobile Commerce: memungkinkan penggunaan E Commerce tanpa kabel.

Kelemahan E-Commerce
1. Kasus dalam faktor keamanan transaksi e-commerce, yaitu dari pembajakan kartu kredit, stock exchange fraud, banking fraud, hak atas kekayaan intelektual, akses illegal ke sistem informasi (hacking) perusakan website sampai dengan pencurian data.
2. Ketidaktepatan waktu pengiriman barang.
3. No cash payment dan Ketidak puasan konsumen terhadap barang yang dipesan.

Keuntungan E-Commerce
1. Memperluas pasar perusahaan ke pasar nasional bahkan internasional
2. Memungkinkan perusahaan untuk memperoleh barang atau layanan dari perusahaan lain secara cepat dengan biaya yang minimal.
3. Mempersingkat atau mengurangi jalur distribusi pasar (marketing distribution channel). Barang jadi lebih murah dan keuntungan menjadi lebih tinggi.
4. Mengurangi (sebanyak 90%) biaya pembuatan, proses, penyaluran, penyimpanan, dan mendapatkan informasi dengan adanya proses digital.
5. Dapat mengurangi inventori barang dengan memfasilitasi pull-type supply chain management. Ini memungkinkan modifikasi produk dan mengurangi biaya inventori.
6. Membantu bisnis kecil untuk bersaing dengan perusahaan-perusahaan besar.

Model E-Commerce
Model-model yang berkembang mengenai e-commerce, yang dengan demikian berlaku juga untuk eprocurement. E-procurement adalah salah satu pengembangan e-commerce yang mulai berkembang pada akhir abad-20 ini dan tidak diragukan lagi akan terus berkembang dengan pesat pada permulaan abad-21 ini. E-Procurement is a fully automated internet-based, self service application that streamlines the transactions between buyers and suppliers, and provides key information for strategic analysis.
Ada 4 model pokok yang berkembang dalam revolusi internet ini yang juga dinamakan the New Economy, yaitu :
1. Business-to-Business (B2B)
Adalah model perusahaan yang menjual barang atau jasa pada perusahaan lain. Ini diperkirakan   sedang berkembang dengan cepat dari segi volume dan nilai perdagangan, jauh melebihi model – model yang lain.
2. Business-to-Cunsumer (B2C)
Ini adalah model perusahaan yang menjual barang atau jasa pada pasar atau publik.
Contoh misalnya Amazon.com Inc. (www.amazon.com) yang menjual buku, yang mempunyai koleksi tidak kurang dari 4,5 juta judul buku.
3. Consumer-to-Consumer (C2C)
Ini adalah model perorangan yang menjual barang atau jasa kepada perorangan juga.
Contoh adalah eBay Inc (www.ebay.com), suatu perusahaan yang menyelenggarakan lelang melalui internet. Melalui perusahaan ini, perorangan dapat menjual atau membeli dari perorangan lain melalui internet.
4. Consumer-to-Business (C2B)
Ini adalah model perorangan yang menjual barang atau jasa kepada perusahaan.
Contoh ialah Priceline (www.priceline.com), dimana konsumen menawarkan harga tertentu dimana ia menginginkan membeli berbagai barang dan jasa, termasuk tiket pesawat terbang dan hotel.
Dalam perkembangannya, perlu dibedakan antara B2B E-Commerce dan B2B Exchange. Keduanya memang menggunakan teknologi internet, namun mempunyai cara dan pasar yang berbeda, seperti dijelaskan di bawah ini.
1. B2B E-Commerce.
Bentuk ini menawarkan penjualan atau pembelian dalam bentuk maya tetapi oleh satu perusahaan pada perusahaan lain saja. Jadi tidak terbuka untuk banyak perusahaan agar dapat ikut.
2. B2B Exchange.
Sedangkan bentuk ini ialah padanan dari stock exchange misalnya, dimana transaksi terbuka untuk  semua perusahaan yang mau melakukannya. Jadi B2B Exchange adalah suatu jaringan dimana banyak pembeli dan banyak penjual dapat bertemu di ruang perdagangan maya.
Mengenai cara pembayaran, sesuai dengan cara transaksinya sendiri, juga secara maya (virtual), apakah dalam bentuk L/C, money transfer, credit card, P-Cards atau instrumen lain.

Faktor kunci sukses dalam E-Commerce
Dalam banyak kasus, sebuah perusahaan e-commerce bisa bertahan tidak hanya mengandalkan kekuatan produk saja, tapi dengan adanya tim manajemen yang handal, pengiriman yang tepat waktu, pelayanan yang bagus, struktur organisasi bisnis yang baik, jaringan infrastruktur dan keamanan, desain situs web yang bagus, beberapa faktor yang termasuk:
1. Menyediakan harga kompetitif
2. Menyediakan jasa pembelian yang tanggap, cepat, dan ramah.
3. Menyediakan informasi barang dan jasa yang lengkap dan jelas.
4. Menyediakan banyak bonus seperti kupon, penawaran istimewa, dan diskon.
5. Memberikan perhatian khusus seperti usulan pembelian.
6. Menyediakan rasa komunitas untuk berdiskusi, masukan dari pelanggan, dan lain-lain.
7. Mempermudah kegiatan perdagangan.
8. Penipuan dengan cara pencurian identitas dan membohongi pelanggan.
9. Hukum yang kurang berkembang dalam bidang e-commerce ini.

Masalah E-Commerce
Di Indonesia peraturan mengenai kebebasan informasi public sudah dimuat dalam pasal-pasal KUHP. Dari beberapa yang ada, antara lain adalah:
1. Pasal 112 mengenai surat, kabar atau keterangan yang harus dirahasiakan karena kepentingan Negara (pidana penjara 20 tahun).
2. Pasal 124 mengenai rahasia militer (pidana penjara 15 tahun).
3. Pasal 322 mengenai rahasia jabatan (pidana penjara selama-lamanya Sembilan bulan atau denda sebanyak-banyaknya Rp.9.000,00).
4. Pasal 323 tentang rahasia perusahaan.
5. Pasal 369 mengenai rahasia pribadi yang dibuka untuk memeras seseorang (sanksi pidana penjara selama-lamanya 4 tahun).
6. Pasal 430-434 mengenai kerahasian surat menyurat melalui kantor pos atau kerahasiaan hubungan melalui telepon umum (pidana penjara selama-lamanya 2 tahun 8 bulan).
Beberapa aplikasi umum yang berhubungan dengan E-Commerce adalah:
1. E-mail dan Messaging
2. Content Management Systems
3. Dokumen, spreadsheet, database
4. Akunting dan sistem keuangan
5. Informasi pengiriman dan pemesanan
6. Pelaporan informasi dari klien dan enterprise
7. Sistem pembayaran domestik dan internasional
8. Newsgroup
9. On-line Shopping
10. Conferencing
11. Online Banking
Perusahaan yang terkenal dalam bidang ini antara lain: eBay, Yahoo, Amazon.com, Google, dan Paypal. Untuk di Indonesia, bisa dilihat tradeworld.com, bhineka.com, fastncheap.com, dll.


https://renaisca.wordpress.com/makalah-pti-2/makalah-pti/bab-ii-pembahasan/e-commerce-dan-e-business/
https://ukieupi.wordpress.com/artikel-tentang-e-business-dan-e-commerce/

Rabu, 12 April 2017

Kamis, 06 April 2017

PROSES ANALISA USER INTERFACE PADA WEBSITE GARUDA INDONESIA





Sekarang ini web telah begitu populer diberbagai kalangan di masyarakat, karena mereka menggunakan web sebagai media untuk mencari informasi dalam kehidupan sehari-hari. Website dibangun dengan berbagai fugsi dan berbagai kebutuhan sesuai dengan kepentingan atau keinginan yang membuatnya. Karena peranan website sangat penting, maka dalam membangun sebuah website harus memperhatikan beberapa faktor yaitu : usability, user experience, dan user interface.Tujuan utama dalam pembuatan website adalah menyebarkan informasi, oleh karena itu sebuah website harus dapat diakses oleh pengguna. Faktor usability dan utility merupakan faktor penting pada sebuah website. Usability merupakan sebuah atribut yang menilai tingkat kemudahan user interface untuk digunakan oleh pengguna. Sedangkan utility adalah kemampuan sebuah website untuk memberikan manfaat atau kegunaan atau kepuasan kepada pengguna.

Pada dasarnya, fokus dari Interaksi Manusia dan Komputer adalah perancangan dan evaluasi antarmuka pemakai (user interface) pada suatu sistem. User Interface dapat diartikan sebagai bagian sistem komputer yang memungkinkan manusia berinteraksi dengan komputer secara langsung.

Berikut ini merupakan kriteria dari User Interface yang Friendly antara lain :
  1. Memiliki tampilan yang bagus
  2. Mudah dioperasikan
  3. Mudah dipelajari
  4. Pengguna selalu merasa senang setiap kali menggunakan software tersebut
Ada beberapa parameter umum dalam evaluasi sebuah website, yaitu :
  1. Readability
  2. Speed / kecepatan akses
  3. Accuracy / ketepatan
  4. Mobilitas konten
  5. Efisiensi

Dari parameter inilah akan digunakan untuk mengevaluasi web yang dalam hal ini Garuda Indonesia untuk digali lebih dalam mengenai bagaimana antarmuka web mereka kepada pengguna yang ingin memesan tiket, melihat penawaran yang disediakan, dan informasi lainnya yang terkait dengan Garuda Indonesia.
Dalam kasus ini, saya akan mencoba memberikan pendapat mengenai user interface yang di tampilkan pada laman resmi Garuda Indonesia. Garuda Indonesia sendiri merupakan maskapai penerbangan Indonesia yang melayani penerbangan dengan rute antar provinsi maupun antar negara dan sudah diakui dunia sebagai salah satu maskapai terbaik saat ini. Untuk itu saya akan mencoba menganalisa bagaimana user interface dari web Garuda Indonesia, kemudahan apa saja yang ditawarkan oleh website ini dan menemukan sisi lemah untuk kemudian dianalisa dan menjadi dasar pengembangan website.
Halaman awal
Gambar 1 : Halaman depan dari website Garuda Indonesia.

Berikut ini merupakan proses analisis dan evaluasi dari web Garuda Indonesia, antara lain :

  1. Readability
Parameter ini menyangkut bagaimana kemudahan user untuk membaca sebuah informasi yang didapat dari sebuah web yang diberikan ataupun mencari informasi yang diinginkan dari sebuah web. Di website Garuda ini pengguna diberikan beberapa shortcut bila ingin memesan tiket dan penawaran promo atau fasilitas yang digunakan oleh maskapai ini dan ini sudah bisa didapatkan di halaman depan web tersebut.

Gambar 2 : Penawaran dan promo yang ditawarkan oleh maskapai.


Gambar 3 : Fasilitas yang diberikan oleh maskapai.

Pemberian dan pemilihan warna dan gambar untuk mempercantik tampilan juga diperlukan untuk menambah daya tarik konsumen / user dalam menggunakan sistem yang didapatnya. Di website Garuda ini memakai warna-warna halus sehingga membuat user merasa nyaman untuk menggunakan bahkan bisa berkali-kali karena tampilan dari webnya yang enak dipandang. Selain itu penggunaan font huruf yang jelas namun dapat dibaca oleh semua kalangan juga mendukung daya tarik dari interface web ini. disediakan pula dual bahasa bagi para turis asing yang ingin menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar dalam menggunakan web ini. Walaupun demikian ditemukan juga beberapa warna font yang terlalu halus nan kecil di bagian kolom berita yang menyulitkan pengguna untuk membaca berita yang disajikan.


Gambar 4 : Promo yang diberikan secara visual dan pemberian warna-warna yang halus dan nyaman untuk dilihat.

Gambar 5 : Pemilihan warna yang halus dan konten berita utama yang disediakan serta fasilitas  utama yang ditawarkan.

Gambar 6 : Adanya dual bahasa pada website.

Gambar 7 : Fasilitas Login dan Sign Up untuk reservasi atau penawaran promo lebih lanjut.

Adanya pintasan untuk melakukan reservasi di halaman utama juga menjadi nilai tambah bagi web ini karena web ini memahami betul keinginan utama dari user yakni melakukan pemesanan tiket untuk penerbangan secara cepat. Di menu pintasan inilah diberikan bagaimana reservasi, check-in, status reservasi, jadwal penerbangan, pesan hotal, dan info terkait.

Gambar 8 : Pintasan untuk melakukan reservasi tiket. Disini terlihat tak ada kesalahan sistem dalam melakukan reservasi (terlihat dari ketika memilih Jakarta sebagai Keberangkatan, maka daerah Tujuan sudah dipastikan bukan daerah Jakarta dan diarahkan ke daerah lain) dan pemilihan tanggal yang jelas juga membantu user dalam melakukan reservasi.

Gambar 9 : Tampilan Proses Permintaan ketika ingin dilakukan pencarian penerbangan yang sudah dipesan. Setelah itu user akan diarahkan ke halaman pemilihan jam terbang dan pembayaran tiket via online.

Gambar 10 : Tampilan Proses Permintaan ketika ingin dilakukan pencarian penerbangan yang sudah dipesan.

  1. Kecepatan akses
Untuk menguji seberapa cepat akses web tersebut, baik dari perangkat seluler maupun desktop. Setelah diuji, untuk web Garuda ini mendapatkan rating 22/100 untuk masalah kecepatan akses dan 95/100 untuk Pengalaman Pengguna pada perangkat seluler. Pada perangkat desktop mendapatkan rating 65/100 untuk masalah kecepatan akses dan 95/100 untuk Pengalaman Pengguna. Menurut saya penyebab rendahnya kecepatan dalam mengakses web ini disebabkan banyaknya gambar yang digunakan untuk promosi maskapai pada web tersebut sehingga membuat berat web dalam hal akses serta penggunaan flash picture untuk mempercantik tampilan. Namun dari segi kepuasan pengguna mendapat rating sangat baik. Ini disebabkan karena web Garuda Indonesia memberikan kemudahan dalam hal menemukan informasi yang diinginkan user seperti reservasi tiket, informasi promo bulanan, berita terkait, fasilitas yang diberikan dan lain-lain di halaman utama membuat user diarahkan untuk mendapat informasi ditambah tampilan yang halus, futuristik, terstruktur, dan nyaman sehingga membuat user menjadi ingin menggunakan berkali-kali dan web yang responsif sehingga dapat diakses dari perangkat manapun.

Gambar 11 : Uji kecepatan akses pada perangkat seluler.

Gambar 12 : Uji Kepuasan Pengguna terhadap web menggunakan perangkat seluler dan responsif web terhadap perangkat lunak (adanya menu pintasan dalam hal ini menu utama dan reservasi tiket penerbangan).

Gambar 13 : Uji kecepatan akses pada perangkat desktop.

  1. Accuracy / ketepatan
Pada web Garuda ini mengedepankan kebutuhan utama user ketika melihat web ini pertama kali. Kebanyakan user ingin mencari sesuatu yang cepat, mudah, efektif, dan efisien, termasuk dalam hal pemesanan tiket pesawat. Garuda Indonesia sudah mengantisipasi hal itu dengan menyediakan menu pintasan di sebelah kanan layar dan di tempat itulah user bisa langsung mendapatkan informasi secara jelas tanpa harus mengunjungi link-link yang lebih dalam. Selain itu kolom promo divisualisasikan dalam bentuk gambar sehingga menggugah user untuk mencoba layanan promo yang diberikan. Untuk informasi mengenai berita, mitra kerja, dan investor disediakan pada menu utama secara jelas sehingga memudahkan user untuk mendapatkan informasi terkini mengenai Garuda. Web ini menyediakan aplikasi seluler yang dapat diunduh di Android, Apple, dan BlackBerry sehingga mendukung platform smartphone yang kini digunakan serta untuk memperluas jaringan dibuatlah link ke media sosial via Facebook, Twitter, dan YouTube. Untuk update berita, web ini selalu melakukan regulasi dalam hal pembaharuan konten-konten berita yang ditampilkan sehingga pengguna akan mendapatkan berita terkini yang dikeluarkan oleh admin dari web ini.

Gambar 14 : Penempatan yang baik mendukung progresivitas sebuah web untuk digunakan oleh user untuk mendapatkan informasi yang diinginkan secara cepat dan mudah.

Gambar 15 : Penempatan kolom pencarian pada laman berita untuk mencari berita atau artikel terkait maskapai serta dilengkapi dengan gambar untuk menarik pengguna membuka link tersebut, seharusnya kolom search ditempatkan pada halaman awal web untuk navigasi lebih kompleks.

  1. Mobilitas Konten
Dalam hal ini, Garuda Indonesia sudah menyediakan aplikasi yang dapat di install di berbagai platform smartphone terkini seperti Android, Apple dan BlackBerry yang dapat diundunh secara gratis pada masing-masing store sehingga mempermudah pengguna mobile untuk mengakses web ini.

Gambar 16 : Aplikasi Garuda Indonesia pada masing-masing platform smartphone terkini dan kompatibel.

  1. Efisiensi
Dari segi efisiensi, menurut saya web Garuda Indonesia cukup efisien dalam menjawab kebutuhan user dalam hal mendapatkan hal-hal yang umumnya diinginkan user ketika ingin memesan tiket penerbangan online secara cepat dan mudah sehingga user merasa dimanjakan dengan fasilitas yang diberikan pada web ini. selain itu tampilan yang interaktif, tak terlalu mengganggu dan nyaman untuk dipandang menjadikan user untuk diarahkan secara cepat dan mudah untuk mendapatkan informasi yang diharapkan sehingga user menjadi puas dari pelayanan yang diberikan oleh web ini.
Jadi, kesimpulan dari analisis interaksi pengguna ini adalah secara keseluruhan web Garuda Indonesia sangat baik dalam menjawab kebutuhan pengguna akan pelayanan yang cepat, mudah, dan efisien. Disamping itu web ini mengedepankan desain yang menarik, futuristik, nyaman dipandang, dan tak membosankan sehingga pengguna akan selalu menggunakan aplikasi web ini jika ingin melakukan reservasi secara praktis. Namun demikian web ini terdapat beberapa kelemahan, diantaranya kecepatan akses web yang agak lambat karena terlalu banyak konten gambar beresolusi besar dan agak mengganggu yang digunakan untuk mempromosikan penawaran baru. Selain itu ada beberapa font tulisan yang terlalu halus sehingga agak sulit untuk dibaca, dan penempatan kolom Search (pencarian) di bagian berita yang terkesan dikhususkan hanya untuk pencarian atau filter pada tab Berita dan tidak untuk konten keseluruhan (dalam arti kolom search ditaruh pada halaman awal untuk mempermudah akses).  Untuk nilai saya akan memberikan rating 84/100 karena web ini sudah mendukung user interface yang diharapkan meskipun masih ada kekurangan yang mesti diperbaiki kedepannya.


Referensi :










Selasa, 28 Maret 2017